Pengukuran Potensi Mikrohidro

  1. Pengukuran debit sungai

Pengukuran ini dimaksudkan untuk mengetahui jumlah debit yang terdapat pada sungai untuk selanjutnya digunakan menghitung daya.   Pengukuran debit ini dilakukan dengan menggunakan alat current meter.

  1. Pengukuran profil sungai/saluran

Pengukuran profil sungai dilakukan dengan menggunakan GPS dan total station untuk mengetahui kemiringan sungai

  1. Pengukuran tinggi jatuh (head)

Pengukuran dilakukan di sepanjang sungai dari hulu sungai, yang diperkirakan merupakan lokasi dam, sampai hilir, yang diperkirakan tempat instalasi mesin pembangkit.

  1. Pengamatan Demografis

Pengamatan ini dimaksudkan untuk mengetahui jarak antara wilayah yang mempunyai potensi mikrohidro dengan pemukiman. Selain itu juga dimaksudkan untuk mengetahui penggunaan dan kebutuhan energi oleh masyarakat.

 

Peralatan

  1. GPS untuk mengukur posisi dan elevasi
  2. Alat pengukur debit : current meter dan stopwatch
  3. Meteran
  4. Alat Tulis

 

Perhitungan dan Analisis Potensi Mikrohidro

1. Perhitungan daya listrik
Secara teoritis daya listrik yang dapat dihasilkan dari tenaga air mengikuti persamaan berikut:
Daya Teoritis (P) = Debit Air (Q) x Head (H) x konstanta gravitasi (g)

Dengan P dalam kW, Q dalam m3/s dan g = 9,81 m/s2 Atau; P = 9,81 x Q x H (kW)

Bagaimanapun, tidak ada sistem yang sempurna sehingga selalu terjadi kehilangan energi sewaktu energi potensial air diubah menjadi energi listrik.

Besarnya energi yang hilang ini dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu:
Kerugian/losses pipa pesat/penstock

  • Efisiensi turbin
  • Efisiensi generator
  • Efisiensi trafo
  • Efisiensi jaringan
  • Efisiensi sistem kontrol
  • Efisiensi konstruksi sipil

Sehingga persamaan di atas menjadi:

Pnetto = 9,81 x Q x H x Et (kW)

Dengan Pnetto adalah Daya listrik yang dapat dimanfaatkan,

Et = Efisiensi total sistem

Dari beberapa referensi dapat diketahui bahwa untuk sistem pembangkit kecil, sebagai acuan kasar dapat digunakan harga Et = 50%

Dari hasil pengukuran yang telah dilaksanakan di atas maka dapat dihitung potensi mikrohidro yang dapat dihasilkan:

Pnetto = 9,81 x Q x H x 50%

Penambahan kapasitas mikrohidro
Untuk meningkatkan daya listrik yang dihasilkan PLTMH dapat digunakan tiga cara, yaitu:

  • Meningkatkan laju aliran (debit) air.
  • Meningkatkan tinggi jatuh (head).
  • Meningkatkan efisiensi sistem pembangkit.

Beberapa cara dapat digunakan untuk meningkatkan tinggi jatuh (head) ini, diantaranya adalah dengan cara membendung hulu sungai dengan membangun suatu bendungan (dam) kecil. Dengan cara ini tinggi jatuh (head) total sistem instalasi pembangkit dapat ditingkatkan. Seberapa besar tinggi jatuh (head) dapat ditingkatkan tergantung dari besar dan tingginya bendungan (dam) yang dibangun.

 

DIKOMPILASI DARI BERBAGAI SUMBER

http://id.wikipedia.org/wiki/Mikrohidro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website